Website jadi kebutuhan paling umum sejak semua orang punya gawai ditangan mereka. Pemasaran digital jadi makin masif, iklan dan organic content sudah jadi konsumsi pokok manusia era ini.
Itu juga yang bikin banyak perusahaan, developer sampai digital studio menghadirkan platform (baru) pembuat website dengan segala fiturnya.
Namun kebanyakan platform yang tersedia menawarkan dengan harga yang tidak sedikit dan hampir semuanya memerlukan waktu untuk dipelajari secara khusus.
Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah website
Secara umum terlepas dari jenis kontennya, untuk membuat sebuah website sampai beredar di Google Search dan Internet umumnya dibutuhkan;
- Web Hosting
- Domain
- CMS (Content Management System)
- Website Theme
- HTML/CSS/JavaScript
- Framework (Opsional)
- SEO (Search Engine Optimization)
Sejauh pengalaman pribadi saya, setidaknya dibutuhkan 2 platform untuk membuat website untuk tujuan sederhana, seperti bloging, portofolio atau sekedar Landing Page
WordPress;
platform dengan segala kekurangan dan kelebihannya
Dasarnya wordpress ini adalah platform CMS yang membantu untuk menjalankan sebuah website; mulai dari konten post, membuat page sampai menyediakan dan mengedit Theme (dari gratis sampai berbayar). Yang paling menarik nya lagi karena sejak pertama rilis, WordPress berkembang sebagai platform Open Source, artinya platform ini gratis.
Hal hal yang paling umum dari sebuah platform gratis adalah terlalu banyak hal yang perlu dipelajari dan terkadang penuh dengan ketidak-konsistenan. Baik dari segi pengoperasian dan seringnya bekerja di loadspeed yang lambat. Namun kelebihan utama wordpress hampir semua persoalan teknis bisa diselesaikan dengan menginstall Plugins. Juga karena gratis dan banyak pengguna, Banyak video tutorial yang bisa dipelajari melaui YouTube.
Bagi sa sendiri bagian paling menarik dari WordPress adalah sejak wordpress merilis fitur Block Theme atau dikenal juga dengan istilah Full Site Editing sebuah fitur dari WordPress yang dikembangkan dari Guttenberg Editor. Dan sejak Januari 2022, fitur ini semakin masif dan berhasil membuat saya sebagai penikmat Theme Redesign semakin menikmati menggunakan WordPress.
Apalagi sekarang ini, pengguna jadi lebih mudah dan murah untuk melakukan personalisasi design dan layout dari theme-theme yang tersedia gratis dengan label “Block Theme” di WordPress.
Bedanya WordPress.Org dengan WordPress.com
Namun sebaiknya kawan memperhatikan wordpress apa yang kawan gunakan. WordPress.Org adalah semua aspek yang sa jelaskan sebelumnya.
Sedangkan WordPress.com adalah platform besutan Automattic yang menggunakan basic wordpress.org namun lebih komplit, sudah di-hosting, lebih mudah digunakan karena semua hal teknisnya sudah di aturkan.
Automattic sendiri adalah perusahaan yang sama yang membuat plugin-plugin untuk WordPress seperti: WooCommerce (plugin untuk membuat webstore di wordpress), Jetpack dan Gravatar.
Keterbatasan wordpress.com ini, karena bagian front end nya sudah diaturkan sehingga cara mengelola, manambah plugin/tema dan modifikasi kode jadi terbatas. Dan itu jadi fitur tambahan yang harus dibayar juga akhirnya.
n
Hostinger; All in One Platform untuk Pondasi Website
Sejujurnya sa memang belum pernah mencoba platform penyedia web hosting yang lain. Sebab apa yang sudah ada di Hostinger cukup untuk memenuhi kebutuhan sa sendiri sejauh ini.
Platform ini menyediakan hampir semua yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah website dengan performance terbaik dan teraman; mulai dari Web Hosting, Domain, Email dan Database, serta berbagai fitur untuk mempercepat loadspeed website dan menjaga keamanan website.
dipaket paling basicnya bisa memprovide 100 website (100 Domain berbeda)
Hostinger + WordPress
Saat pertama kali sign up di Hostinger, setelah membeli sebuah domain, pengguna akan diarahkan untuk memilih antara menggunakan wordpress atau menggunakan CMS besutan Hostinger sendiri.
Kalau memilih wordpress, website baru tersebut akan di hubungkan secara otomatis ke platform wordpress.org.
Atau kalau memilih menggunakan CMS buatan Hostinger, pengguna akan diarahkan untuk membuat tema dan layout website dengan bantuan Ai. Menurut saya ini cocok juga untuk kebutuhan website sederhana.
Namun bagi sa pribadi, wordpress masih menjadi pilihan yang menyenangkan untuk membuat sebuah website. Selain juga karena di platform wordpress.org, pilihan hosting yang direkomendasikan wordpress salah satunya memang hostinger.
Dengan adanya fitur Plugin dari WooCommerce memungkinkan juga untuk membuat sebuah website e-commerce melalui WordPress.

